Lala Arief

Head Of Corporate Communications Dept. at Bio Farma - Indonesia

Lala Arief has a diverse work experience starting from 1995. lala began their career as an Executive Secretary at PANASIA Group Property Division before moving on to various roles at Bio Farma. At Bio Farma, they served as the Secretary to the Board of Directors and gained recognition as the Winner of Secretary Award in Asia Pacific Countries. lala then moved on to become the HR Service Functional Manager, where they focused on labor relations and introduced new employee recognition programs. Later, they led the Training Department, developing and implementing training programs for all employees. Finally, they became the Head of the Public Relations and Corporate Communications departments, overseeing internal and external communications strategies, including the integration of social media platforms. Lala Arief's work experience highlights their versatility, leadership skills, and dedication to driving organizational success.

Lala Arief pursued their education at the Universitas Padjadjaran from 2004 to 2006, where they earned their Bachelor's degree in HR Management. Subsequently, they enrolled at the School of Business Management ITB from 2011 to 2013 to obtain a Magister degree in Business Strategic.

Location

Bandung, Indonesia

Links


Org chart


Teams

This person is not in any teams


Offices


Bio Farma - Indonesia

7 followers

BIO FARMA adalah perusahaan milik negara yang mengkhususkan kegiatan bisnisnya dalam memproduksi vaksin dan sera. Bio Farma didirikan oleh Pemerintah Belanda pada tanggal 6 Agustus tahun 1890 di Jakarta dengan nama PARC VACCINOGEN. Seiring dengan meningkatnya kegiatan produksi, tahun 1923, lembaga ini mengalihkan pusat kegiatan produksinya ke Bandung, tepatnya terletak di jalan Pasteur no 28 - bersebelahan dengan Rumah Sakit Hasan Sadikin. Saat tanah Nusantara diduduki oleh Jepang (1942 - 1945), lembaga ini diambil alih oleh Pemerintah Jepang, dan namanya berganti menjadi BANDUNG BOEKI KENKYUSHOO. Kegiatan produksi vaksin dan sera masih terus dipertahankan. Setelah Indonesia merdeka, lembaga ini beralih ke tangan Pemerintah Indonesia (1946). Dr. R.M. Sardjito merupakan orang pertama yang dipercaya untuk memimpin lembaga ini. Dengan perjalan waktu yang panjang, lembaga ini telah banyak mengalami perubahan nama, pernah menyandang nama Perusahaan Negara Pasteur, Perusahaan Umum Bio Farma, dan sekarang PT Bio Farma (Persero). Produk Bio Farma terdiri dari; vaksin BCG, vaksin DTP-HB, vaksin DT, vaksin Td, vaksin Hepatitis B, vaksin Polio, vaksin Campak, vaksin Influenza, serum anti bisa ular, serum anti difteri, serum anti tetanus. Sebagai perusahaan milik Negara, Bio Farma mendedikasikan diri untuk pemenuhan kebutuhan vaksin Dalam Negeri. sisa kapasitas yang tidak terserap oleh kebutuhan dalam Negeri, Bio Farma mengekspor produk-produknya ke 117 negara.


Headquarters

Bandung, Indonesia

Employees

501-1,000

Links